Template by:
Free Blog Templates

Sunday, August 2, 2009

Mengenal JOOMLA

Hallo ketemu lagi nih..
maaf saya baru posting lagi di BLOG ini soal nya saya mencoba membuat BLOG lain juga untuk memperluas ilmu.kali ini saya akan membahas pengenalan JOOMLA, anda pasti sudah tentu ada yang mengenal nya dong, tapi tidak apa-apa, ini untuk yang belum mengenal.Kita mulai aja yawh.

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG
Bagian ini :
  • Mengenal lebih dekat dengan CMS Joomla yang populer di dunia open source saat ini.
  • Menginformasikan dukungan dan keberlanjutan proyek Joomla yang terus berjalandan bergerak cepat tanpa kenal lelah
  • Menginformasikan adanya forum-forum atau komunitas yang tumbuh dalammendukung proyek CMS Joomla
  • Memaparkan dukungan dari komunitas Joomla di seluruh dunia yang bahu-membahu
menyediakan komponen pendukung
A. Siapa Sih Joomla?

Apa itu Joomla ? Joomla berbeda dengan Mambo. Joomla merupakan salah satu sistem
aplikasi manajemen situs yang terbuka (Open Source Content Management System-OS
CMS) yang sangat hebat dan tercanggih di kelas CMS saat ini. Hal ini sesuai dengan uji
pakai para pengguna CMS. Yang memberikan penilaian sesuai dengan kelengkapan
fiturnya. Tak heran CMS Jomla menjadi berita dari mulut kemulut yang tak ada habisnya
untuk dibahas. Para pemakai CMS banyak yang melakukan migrasi atau memindahkan
pilihannya untuk beralih ke CMS Joomla. CMS ajaib ini cukup disegani di kalangan
pengguna CMS dari tingkat amatir hingga tingkat profesional.
Fitur-fitur CMS Joomla yang lengkap dan canggih sebenarnya dambaan para pengguna
CMS. Daftar permintaan (Wishlist) yang selama ini diinginkan oleh Joomla
diwujudkan. Mimpi-mimpi agar ada CMS yang gratis, open source dan canggih benarbenar
terwujud dalam CMS Joomla.


Gambar 1.1. Situs Joomla



Kenapa bisa Joomla bukan Jumilah atau Juminten? Joomla berasal dari kata Jumla yang
artinya bersama-sama atau untuk semua. Kalau penulis mengartikannya sebagai sesuatu
yang bisa dipakai secara bersama-sama, semua orang, semua lapisan, semua negara,
semua bangsa bisa mendayagunakan perangkat CMS Joomla secara bersama-sama.


Gambar 1.2. Informasi tentang Joomla yang selalu ter-update


Joomla saat ini sudah memasuki area komunitas. Joomla menjadi sebuah trade-mark
atau image brand, bahwa dunia open source bisa berkembang dengan baik dan sempurna.
Joomla menjadi milik semua orang yang dapat digunakan untuk dikembangkan
berdasarkan kemampuan dan ketrampilannya untuk menjadi penyumbang dalam
pengembangan proyek situs. Semua orang berhak mengetahui dan menggunakan Joomla
ini. Semua orang juga berhak untuk mengotak-atik Joomla. Bahkan semua orang punya
kesempatan yang sama dalam hal pengembangan proyek Joomla ini. Sehingga Joomla
menjadi milik bersama bagi orang-orang, komunitas, dan masyarakat.Sejarahnya, Joomla merupakan pecahan dari tim inti Mambo. Tim inti penunjang Open
Source ini bergabung dalam kelompok yang bernama Open Source Matters (OSM).
Lewat OSM inilah, maka Joomla beralih untuk meninggalkan Mambo. Dari Joomla juga
banyak perbaikan-perbaikan atau perubahan-perubahan Mambo yang diluncurkan dalam
Joomla.
Joomla juga melengkapi keamanannya secara lengkap. Beberapa kelemahan yang sudah
disempurnakannya yaitu :
  • Penyempurnaan cacat di class phpMailer.
  • Penambalan cacat di fitur aktivasi yang mengandung ruang terbuka untuk diserang
  • dengan SQL injection.
  • Penyempurnaan cacat di komponen jajak pendapat (polls component).
  • Penyempurnaan mass mailer yang terbuka bagi spam.
Joomla terbuka untuk di download di situs http://www.joomla.org

B
. Dukungan dan Keberlanjutan Proyek Joomla

Yang unik dari sebuah proyek Open Source adalah adanya dukungan manusia cerdas
yang sukarela membaktikan dirinya untuk terlibat secara ikhlas menyumbangkan pikiran,
waktu dan dana. Joomla hingga kini menjadi bagian dunia yang tidak
terpisahkan. Bentuk dukungan dari orang-orang pintar di dunia bisa beragam. Ada yang
berposisi ikut dalam pemyempuranaan system. Yang membuat komponen pendukung
(add-on) juga banyak. Malah ada yang ikut menyumbangkan waktunya untuk bertanyajawab
dalam forum resmi joomla yang jumlahnya ribuan orangnya.


Gambar 1.3. Dokumentasi manual penggunaan Joomla (Web-Joomla )

C. Forum atau Komunitas Pendukung Joomla

Penulis memiliki tempat favorit untuk bertanya ke orang seluruh dunia tentang joomla
melalui forum resmi joomla yaitu http://forum.joomla.org. Di forum ini semua
dibahas. Apa yang penulis pikirkan dan ingin tanyakan ternyata sudah didokumentasikan
dengan baik. Jadi, kemudahan untuk mendapatkan informasi segala hal tentang Joomla
terbayar dan terjawab dalam forum ini. Penulis menganjurkan kepada para pembaca
untuk sering-sering mengakses atau masuk ke forum ini.
Forum non resmi tentang Joomla juga banyak. Semua bertebaran di web. Tinggal
mencari di mesin Google. Semua informasi tentang Joomla yang dibuat individu
sudah tersedia.

Bab. 1.4. Halaman forum di situs Joomla untuk bertanya jawab ( Web-Joomla )

D. Komponen Pendukung Joomla

Joomla secara default sudah bisa beroperasi maksimum untuk menjadi sebuah web yang
handal. Ketersediaan fasilitas dan fitur untuk sebuah web yang canggih sudah terpenuhi.
Namun kadang kala ada juga keinginan-keinginan untuk menambahkan fitur lain sesuai
kebutuhan. Fitur – fitur tambahan itu seperti galeri photo, ramalan cuaca, kurs, kalender,
dan sebagainya. Kebutuhan-kebutuhan akan fitur ini disediakan secara gratis oleh
pendukung Joomla. Jadi jangan takut. Ada ribuan orang yang sudah menyumbangkan
fitur-fitur ini. Secara teknis istilah ini oleh Joomla disebut componnet add-on.
Ada banyak ribuan component add-on yang bertebaran di dunia ini. Silakan download
dan ambil secara gratis. Namun penulis sarankan untuk mencoba dulu komponen
ini. Andai sudah pas dan tidak terjadi tabrakan system. Pastikan juga bahwa komponen
add on ini sesuai dengan versi akhir Joomlanya

Gambar 1.5. Halaman daftar komponen/ekstension di situs Joomla

kayanya cukup ya, ntar kita bahas lagi di Bab2 .
moga bisa bermanfaat untuk yang membaca.

artikel yang lain ada di http://www.syarifudin.web.id
read more “Mengenal JOOMLA”

Tuesday, July 14, 2009

TOPOLOGI LAN

Topologi LAN

Yang dimaksud dengan topologi dari sebuah LAN adalah bentuk / konfigurasi yang digunakan untuk menyambungkan antar komputer untuk membentuk sebuah LAN. Secara historis dan teoritis, pada dasarnya ada bebeberapa tipe topologi yang mendasar, yaitu:

• Topologi Bus – dimana sebuah saluran dipakai beramai-ramai oleh semua komputer yang terkait dalam LAN.
• Topologi Ring – dimana bentuk fisik LAN berupa sebuah lingkaran (ring). Komputer yang terhubung hanya bisa mengirimkan data pada saat menerima tiket / token untuk mengirimkan data. Hal ini dilakukan secara bergiliran.
• Topologi Star – berbentuk bintang (star), biasanya terpusat pada komputer server di tengahnya.

Pada hari ini, praktis topologi Bus mendominasi topologi LAN sehingga hampir semua teknik sambungan favorit LAN menggunakan topologi Bus tersebut. Beberapa jenis teknik sambungan yang sering digunakan adalah:

• 10Base2 - menggunakan kabel thin coax RG-58 yang berharga murah, berkecepatan 10Mbps.
• 10Base5- menggunakan kabel thick coax RG-8 yang berharga lebih mahal, berkecepatan 10Mbps dan bisa digunakan untuk komunikasi antar gedung pada jarak 500 meter-an.
• 10BaseT – menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) mirip kabel telepon, menggunakan konektor RJ-45, berkecepatan 10Mbps dalam jarak 200 meter-an.
• 100BaseT – merupakan teknologi lanjutan dari 10BaseT, berkecepatan 100Mbps & paling banyak digunakan pada LAN pada hari ini. Perlu diperhatikan penggunaan kabel UTP-nya sebaiknya dipilih yang sebaik mungkin seperti menggunakan merek Belden Category 5 (CAT 5).

Masih banyak lagi turunan UTP ini, karena pada hari ini telah dikembangkan berbagai teknologi yang mengarah pada kecepatan 1-10Gbps menggunakan UTP, LAN dimasa mendatang kecepatannya bukan main, bahkan mengalahkan kecepatan CPU (prosesor) yang ada pada hari ini.
read more “TOPOLOGI LAN”

Tuesday, May 19, 2009

SEGMENTASI 6 WARNET



Ada 6 buah warnet dan masing - masing warnet mempunyai 1 buah router. Dan tiap - tiap warnet mempunyai komputer masing - masing :

warnet jumlah komputer
1 30
2 55
3 12
4 60
5 14
6 36

Ip yaitu 203.154.72.0 / 24.

/ 24 diambil dari penamaan CIDR atau Classless Inter Domain Routing. Ip address adalah bilangan biner 32 bit yang terbagi dalam 4 block dan tiap block mempunyai 8 bit dan antar dipisahkan dengan titik, maka penjelasan dari / 24 adalah sebagai berikut :

Bilangan biner => ||||||||.||||||||.||||||||.||||||||

maka apabila dihitung dari sebelah kiri ke kanan yaitu =>

12345678.12345678.12345678.12345678

maka, apabila ip terpakai untuk / 24 adalah block ke 3 dari ip address karena 8 x 3. Sehingga ip yang masih kosong adalah semua ip di block ke 4, dengan jumlah :

Bit Dari Kanan Ke Kiri Nilai
1 1
2 2
3 4
4 8
5 16
6 32
7 64
8 128

Sehingga apabila di jumlahkan nilainya menjadi 256 ip.

CARILAH !

>Segmentasi
>Mengubah Ip Broadcast dan Network dari masing - masing warnet ke dalam bilangan
hexadecimal


PENYELESAIAN

>Segmentasi

Karena disini jumlah komputer yang membutuhkan ip sudah diketahui, maka kita tinggal menentukan prefix biner yang mendekati dengan jumlah komputer tersebut. Sesuai dengan apa yang saya jelaskan tentang nilai dari tiap - tiap ip, maka prefix yang paling mendekati adalah :



Sehingga dengan pembagian seperti ini jumlah ip pas yaitu 256 ip, dan dengan pembagian yang seperti ini, kita akan lebih mudah dalam menentukan netmask.



>Ip Network Dan Broadcast Menjasi Bilangan HexaDecimal

Untuk ip ke dalam bilangan hexa, kita harus merubahnya terlebih dahulu menjadi bilangan biner, sebelum itu kita harus mengetahui jumlah dari bilangan hexa dan biner.

Biner => 2 digit yaitu 0 dan 1
Hexa => 16 digit yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F

MENGUBAH KE BILANGAN BINER

Untuk merubah ip ke bilangan biner, kita perlu membagi bilangan desimal dari ip tersebut dengan 2 sampai habis dan tuliskan sisanya. Hitunglah dengan cara tersebut setiap block ip nya.

Contoh : 203.154.72.0

Contoh Kita akan mencari bilangan biner dari ip tersebut, maka kita harus mencari tiap block yaitu, 203, 154, 72, dan 0



bilangan binernya adalah bilagan sisa dari pembagian tersebut ditambah bilangan hasil terakhir, yaitu 11001011 ( dituliskan dari atas kebawah ).
Itu adalah bilangan biner untuk block pertama, untuk block selanjutnya caranya sama seperti diatas.

MENGUBAH KE BILANGAN HEXADESIMAL

Setelah mendapatkan bilangan binernya, maka kita dapat mengubahnya ke bilangan Hexadesimal. Sama seperti mengubah ke bentuk biner, dalam pengubahan ke bentuk hexadesimal, kita juga harus mencarinya tiap block biner ip address.

Contoh : Block Biner ip 203 yaitu 11001011

Untuk mengubahnya kita perlu memberi sekat atau pembatas bilangan biner tersebut setiap 4 bit dari sisi kanan sehingga menjadi 1100 | 1011

Kemudian sesuai dengan nilai tiap bit ip dari kanan ke kiri, kita jumlahkan nilai bit tiap sekat tersebut, dengan catatan kita hanya menjumlahkan nilai yang bilangan biner pada bit ip nya 1.

1100 | 1011
sesuai dengan nilai setiap bitnya yaitu : 8, 4, 2, 1 | 8, 4, 2, 1 maka nilai yang dijumlahkan adalah :

8+4 | 8+2+1 hasilnya adalah 12 | 11

karena dalam hexadesimal 12 itu adalah C dan 11 itu adalah B, maka bilangan Hexadesimal untuk 11001011 adalah CB.

Untuk mencari block selanjutnya, caranya sama seperti diatas.




read more “SEGMENTASI 6 WARNET”

Monday, April 20, 2009

TUTORIAL Membuat Aplikasi Perpustakaan dengan Macromedia Flash 8


Pendahuluan
Macromedia Flash adalah suatu sistem aplikasi yang menyuguhkan berbagai keunggulan untuk membuat sebuah animasi,aplikasi, ataupun bahan presentasi. Di dalam tutorial ini kami akan memberikan pengetahuan kepada Anda semua dalam pemakaian aplikasi Macromedia Flash untuk pembuatan Aplikasi pengelolaan perpustakaan.
Pengenalan Macromedia Flash 8
Di dalam Macromedia Flash ini kita akan menjumpai beberapa tools – tools yang biasa digunakan dalam pembuatan sebuah aplikasi.
Selection Tool : Tools yang digunakan untuk memblok bagian dari daerah yang di blok untuk dieksekusi
Subselection Tool : Tools yang digunakan untuk mengubah bentuk dari suatu gambar sehingga sudut – sudut dari gambar tersebut dapat dieksekusi
Free Transform Tool : Tools yang digunakan untuk mengubah ukuran dari daerah yang diblok
Gradient Transform Tool : Tools yang digunakan untuk memberi gradiansi warna pada daerah yang telah diblok.
Line Tool : Tools yang digunakan untuk membuat garis pada daerah gambar (action range)
Lasso Tool : Tools yang digunakan untuk memotong gambar secara manual
Pen Tool : Tools yang digunakan untuk memberi garis pena pada daerah action
Text Tool : Tools yang digunakan untuk memberi text kepada daerah action
Oval Tool : Tools yang digunakan untuk membuat bentuk ouval atau bentuk lonjong
Rectangle Tool : Tools yang digunakan untuk membuat bentuk yang menyiku (segitiga,persegi panjang,dll)
Pencil Tool : Tools yang digunakan untuk memberi garis tipis
Brush Tool : Tools yang digunakan untuk memberi warna pada daerah action
Ink Bottle Tool : Tools yang digunakan untuk pemberian warna
Paint Bucket Tool : Tools yang memiliki fungsi yang sama dengan Ink Bottle Tool namun cangkupan pemberian warnanya lebih luas
Eye Dropper Tool : Tools yang digunakan untuk mengambil sample warna
Eraser Tool : Tools yang digunakan untuk menghapus gambar pada daerah action
Action Script 2.0
Action Sript 2.0 adalah salah satu fungsi yang diberikan oleh Sistem Aplikasi Macromedia Flash 8 untuk memberikan perintah pada aplikasi yang kita jalankan. Untuk memakainya kita hanya perlu menekan tombol F12 atau mencarinya di bagian paling bawah.
Pembuatan Aplikasi Perpustakaan
Pertama, buatlah sebuah database pada Microsoft Acces. Export-lah file tersebut menjadi xml file sehingga sriptnya bisa kita pergunakan pada Macromedia Flash 8.
Kedua, buatlah Log In menu pada Flash. Disini kami akan menggunakan Button yang telah disediakan oleh Macromedia Flash 8. Bloklah button kemudian klik kanan dan pilih action pada bagian paling bawah. Pada action script, pilih script assist untuk membantu dalam membuat script. Pilih tanda plus kemudian pilih Global Function kemudian timeline control lalu klik goto. Pada script assist pilih selection pada go to and play. Pilih frame kedua kemudian kembali pada action range. Sehingga bila kita menekan button tersebut, kita akan langsung pergi ke frame kedua.
Ketiga, bukalah file dari Microsoft Acces yang berbentuk xml file. Blok semua scriptnya dan masukkan pada action script pada Macromedia Flash. Sehingga bila kita menekan tombol yang membuka frame yang terdapat xml scriptnya, kita akan disuguhkan beberapa tabel yang dapat digunakan untuk menuliskan buku, waktu, dan apa – apa saja yang mengenai Perpustakaan.
read more “TUTORIAL Membuat Aplikasi Perpustakaan dengan Macromedia Flash 8”

Sunday, April 5, 2009

Sejarah Hard Disk Drive

Hard Disk Drive atau yang sering kita sebut sebagai ‘ hard disk saja ‘ merupakan salah satu komponen terpenting dalam computer. Hard Disk Drive mempunyai nama lain yang secara umum disebut recording media yang berfungsi untuk menyimpan data ( informasi ). Banyak dari kita yang menggunakan harddisk, tetapi mungkin sedikit sekali orang yang mengetahui asal usul dari Hard Disk Drive. Oleh karena itu dalam forum ini saya mencoba untuk membahas asal usul dari Hard Disk terlebih dahulu.


Hard Disk Drive pertama kali dibuat dan diproduksi oleh perusahaan IBM pada tahun 1956 yang kemudian disebut sebagai HDD Generasi pertama. HDD pertama ini ditemukan dan diciptakan oleh Reynold Johnson. HDD ini berlabel RAMAC 305 yang mempunyai kapasitas 5 Mega Bits atau 5.000.000 bits dan berukuran 24 INCH dan menggunakkan single head dalam pengaksessaanya.
read more “Sejarah Hard Disk Drive”

Awal Internet Indonesia


RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio" di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.

read more “Awal Internet Indonesia”

Thursday, April 2, 2009

Sejarah Komputer

Generasi Pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna (general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania . Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.

Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.

Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut.

Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data.
read more “Sejarah Komputer”